Eksplorasi 4 Pulau | Part 4: Camping di Pulau Karya



Pagi ini, angin pantai yang lembab dan dingin membelai kulitku. Jam di tanganku, menunjukan pukul 06.35. Aku paksa diriku untuk bangun, dan mulai mengerjakan jurnal di hari kemarin.

Di Pualu Karya ini, sangat minim penerangan, jadi saat matahari digantikan oleh bulan, terlalu sulit bagi kami, untuk menulis jurnal malam. Makanya, aku memilih pagi-pagi, saat penerangan alami sudah muncul.

Bahan bakar gas untuk kompor kami, hampir habis. Akhirnya kami diberi 1 buah gas oleh Kak Ali. Untuk sarapan, tetangga kami kelompok Putri Douyung membagi sarapannya dengan kami. Sementara Kelompokku membuat kentang goreng.

Rasa kentang gorengnya enak dan teksturnya juga pas. Teman-teman dari kelompok lain berebutan ingin meminta kentang goreng yang kami buat. Tapi tenang… Ada Andini yang siap menjaga kentang goreng dari tangan yang tidak bertanggung jawab.

Selesai sarapan kami melanjutkan menulis Jurnal untuk diperiksa kak Melli. Setelah diperiksa kebanyakan salah, seharusnya kami menulis Log book. Tapi, karena kami sudah tidak sabar untuk berenang, akhirnya kak Melli memberikan izin untuk kami bermain di Pantai.

Kelompok Dublop pergi kekamar mandi untuk ganti baju. Setelah selesai ganti kostum dan mengisi botol minum, kami semua langsung berangkat menuju pantai. Ada 2 pilihan pantai, yang pertama pasirnya halus tapi airnya kurang dalam. Sedangkan yang kedua pasirnya kasar, tapi airnya bening dan dalam. Akhirnya kami sepakat memilih tempat ke dua.



Di dalam air aku melihat ada ikan yang besarnya sebesar telapak kaki. Setelah melihat ikan itu, aku ketakutan dan langsung kembali ke tepi pantai.

Setelah mengumpulkan keberanian aku mencoba kembali masuk kedalam air untuk berenang. Kami semua bermain lomba renang dan berakhir seri.

Kaki Katya dan Anja terluka saat berenang, jadi Anja memberi betadin dan plester untuk Katya dan dia sendiri.

Setelah matahari mulai tinggi, kami kembali ke camping ground. Dan ternyata, pantai tempat kami bermai, letaknya tepat di belakang camping ground.
Namun, karena sebelumnya kami tidak mengetahui, kami harus melewati jalan yang memutar.

Sesampainya di camping ground kelompok kami memasak telur balado. Sehabis memasak, kami makan siang bersama dipinggir pantai. Selesai makan siang kami bermain kembali sambil bertukar cerita.

Sore harinya kami makan mangga yang dibawa kak Melli. Sebenarnya, mangga tersebut akan diolah menjadi rujak. Tapi, tidak lama setelah dikupas dan dipotong, manga itu langsung menghilang, memasuki perut kami yang kelaparan.

Karna bosan akhirnya aku kembali ke tenda untuk menulis Jurnal. Saat buat rujak, aku ingat Ali bawa semacam kerupuk, rasanya enak sekali. Ternyata namanya ternyata cumi stick. Aku mencari tas untuk mengambil tempat makan, dan pergi menuju tempat penjualnya. Harganya cukup terjangkau, Rp. 10.000, -

Di tenda, aku makan bersama dengan Anja dan Trisha. Saat Andini datang, aku menawarkan cumi stik yang sedang kami makan. Tapi Andini menolaknya. Loh, tidak seperti biasanya, pikirku, biasanya kalau soal makanan yang paling cepat.

Ternyata, Andini sedih, melihat kondisi Tenda yang berantakan. Lalu kami bertiga, mulai merapihkan tenda dan mencuci peralatan bekas makan dan masak, yang berantakan.





Saat Andini kembali, kami minta maaf dan bilang jangan sedih lagi. Aku cukup kagum karna biasanya anak seumuran Andini, 10 Tahun, tidak pernah peduli kalau ada sesuatu yang berantakan. Dan hanya mengandalkan orang tuanya.

Sore harinya, beberapa dari kami bersiap untuk mandi dan ada juga yang membantu untuk menyiapkan makan malam untuk dimakan bersama.

Selesai makan malam kami bermain tebak nama. Sambil berbincang dan mengutarakan pendapat kami tentang Ekspedisi kali ini.

Menurutku Eksplorasi 4 Pulau yang diadakan oleh Pramuka OASE di tahun 2018, sangat menyenangkan. Membuat kami lebih mengenal teman-teman seperjalanan kami dan menjadikan kami lebih dekat. Bisa bermain, berkumpul bersama teman-temanku, rasanya sangat membahagiakan.

Hari sudah semakin malam, kami pun mulai memasuki enda masing-masing dan bersiap untuk tidur.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kemping ceria Pramuka OASE

5 Cara Menolong Orang Tenggelam

Zero Waste Adventure